google-site-verification: googlea9a7bb945be0257d.html Jagad-enjang: Penyebab komputer tidak bisa dibuka atau booting

Monday, November 2, 2015

Penyebab komputer tidak bisa dibuka atau booting

Ada bermacam factor penyebab komputer tidak bisa booting windows atau kebuka. Beberapa kasus yang muncul, seperti mati total, muncul pesan error, bluescreen dan sebagainya. Analisa penyebab dan cara mengatasi komputer tidak bisa dibuka booting tentu penting untuk mencari solusi dan memperbaikinya.

Akan kita bahas penyebab komputer tidak bisa booting yang sering terjadi pada computer ataupun laptop. Beberapa kasus mungkin muncul pesan error, computer layar biru (bluescreen) dan komputer booting sebentar kemudian merestart lagi. Tips berikut akan membantu anda untuk mengetahui masalah komputer tidak bisa booting, kita bahas satu persatu.

Tidak bisa booting karena sistem Windows corupt atau masalah di hardisk.
Pada kondisi ini akan muncul pesan yang menunjukkan adanya file yang rusak atau hilang (corrupt). Anda bisa melakukan tips berikut: Cek dulu kondisi Memory, pasang dengan benar atau kalau lebih dari satu bisa lepas yang satu dulu (pakai gantian) apalagi kalau tidak sejenis, bisa jadi tidak kompetible, dan biasanya muncul error sistem windows corrupt. Silakan coba install ulang atau juga tips memperbaiki harddisk yang mungkin bad sector.

Tidak bisa booting karena masalah BIOS.
Masalah pada BIOS bisa juga menjadi penyebab komputer tampak mati total dan tidak mau booting. Jika BIOS bermasalah, tentu saja boot options tidak akan muncul. Cara yang paling benar adalah mereset BIOS computer sehingga anda bisa melakukan langkah berikutnya seperti install ulang atau cek disk. Silakan baca cara reset BIOS komputer disini.

Jika kipas Processor / VGA berputar, tetapi computer tidak bisa menyala, kemungkinan yang tejadi bisa di BIOS motherboard atau motherboard sendiri yang sudah rusak.

Tidak bisa booting karena Hardisk tidak terdeteksi

Tanda yang biasa muncul yaitu pesan Disk Boot failure. Kita bisa melakukan beberapa hal untuk mengatasi masalah ini antara lain: pastikan kondisi kabel IDE atau SATA pada Hardisk sudah terpasang dengan benar. Untuk 2 hardisk IDE yang terpasang pada 1 kabel, Master dan Slavenya  jangan sampai tertukar (cek setting posisi jumper)

Coba nyalakan PC lalu cek apakah Hardisk bisa terdeteksi oleh BIOS atau tidak, coba di-detect. Kalau di BIOS tidak terbaca berarti masalahnya ada pada hardisk anda. Harddisk yang masih hidup biasanya ada sedikit getaran saat dinyalakan.

Komputer tidak bisa booting karena masalah Memori dan VGA Card.
Tanda yang biasa muncul yaitu bunyi beep berulang-ulang, serta tampilan monitor tidak mau keluar. Coba cek seperti berikut: lepas dulu Memory atau VGA Card, bersihkan pin-nya lalu pasangkan kembali. Anda juga bisa coba pasang memory di slot yang lain, lalu test, untuk memory lebih dari satu, copot satu dulu dan dites satu persatu.

Jika belum berhasil, bila memungkinkan bisa ganti dulu Memori atau VGA Card (pinjam).

Lalu anda perhatikan, setelah dinyalakan jika CPU hidup, hardisk berputar dan lampu led CPU berkedip-kedip tetapi monitor tidak ada tampilan, maka kemungkinan yang terjadi adalah VGA Card komputer bermasalah.

Komputer yang tidak mau booting karena Processor kepanasan.
Overheat pada Processor juga bisa menyebabkan komputer mati dan atau tidak mau booting saat dihidupkan atau restart lagi. Tipsnya lakukan langkah berikut:

Cek bagian pendingin seperti Heatsink dan fan Processor, masih bisa berputar ataukah tidak dan kondisi pasta juga masih Ok atau tidak. Jika PC masih bisa masuk ke BIOS, silakan anda cek temperatur processor pada bagian Hardware Monitor.

Demikian enyebab komputer tidak bisa booting dan solusi yang bisa anda jalankan, semoga bermanfaat.

3 comments: